
SIT Zam-Zam — SMP IT Zam-Zam menyelenggarakan In House Training (IHT) Penyusunan Perangkat Ajar Kurikulum Merdeka sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang berkualitas, efektif, dan berpusat pada peserta didik pada 16 Mei 2026 –. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Barru, Zakaria, S.Pd., M.Pd., yang didampingi oleh Pahmid, S.Pd.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh guru SMP IT Zam-Zam ini bertujuan memberikan penguatan pemahaman mengenai penyusunan perangkat ajar sesuai dengan kebijakan implementasi Kurikulum Merdeka. Melalui pelatihan ini, para guru tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga praktik langsung dalam menyusun perangkat pembelajaran yang siap diterapkan di kelas.
Dalam pemaparannya, Zakaria, S.Pd., M.Pd. menjelaskan bahwa perangkat ajar merupakan pedoman utama bagi guru dalam melaksanakan proses pembelajaran yang terarah, sistematis, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi peserta didik. Oleh karena itu, penyusunannya harus disesuaikan dengan karakteristik satuan pendidikan, kebutuhan peserta didik, serta prinsip pembelajaran mendalam (deep learning) yang menjadi salah satu fokus pengembangan pendidikan saat ini.
Selama pelatihan, peserta dibimbing menyusun berbagai komponen perangkat ajar Kurikulum Merdeka, di antaranya Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), Modul Ajar, asesmen diagnostik, asesmen formatif, asesmen sumatif, rubrik penilaian, program remedial dan pengayaan, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), bahan ajar, media pembelajaran, serta instrumen refleksi guru dan peserta didik. Seluruh perangkat tersebut disusun dengan mengacu pada Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), serta karakteristik peserta didik di lingkungan SMP IT Zam-Zam.
Sementara itu, Pahmid, S.Pd.
mendampingi para peserta dalam sesi praktik penyusunan perangkat ajar. Guru diberikan kesempatan untuk berdiskusi, melakukan telaah bersama, serta memperoleh masukan terhadap perangkat yang telah disusun sehingga hasilnya sesuai dengan prinsip pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan pendekatan workshop. Para guru secara aktif berdiskusi, bertanya, dan mempresentasikan hasil penyusunan perangkat ajar yang kemudian mendapatkan umpan balik langsung dari narasumber. Melalui metode tersebut, peserta diharapkan mampu menghasilkan perangkat pembelajaran yang aplikatif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.
Kepala SMP IT Zam-Zam menyampaikan bahwa In House Training ini merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk terus meningkatkan profesionalisme guru serta kualitas layanan pendidikan. Dengan perangkat ajar yang tersusun secara baik, proses pembelajaran diharapkan menjadi lebih terarah, bermakna, dan mampu mendukung terwujudnya profil lulusan yang unggul, berkarakter Islami, serta memiliki kompetensi sesuai tuntutan zaman.
Melalui kegiatan ini, SMP IT Zam-Zam menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembelajaran yang berkualitas melalui penguatan kapasitas guru. Diharapkan seluruh hasil pelatihan dapat diimplementasikan secara optimal dalam proses belajar mengajar sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di lingkungan SIT Zam-Zam.



