SIT Zam-Zam Barru — Memasuki hari kedua pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), SIT Zam-Zam jenjang SMP IT Zam-Zam dan SMA IT Zam-Zam menghadirkan berbagai pemateri yang bertujuan membentuk karakter, meningkatkan wawasan, serta membekali peserta didik baru dengan pengetahuan yang dibutuhkan selama menempuh pendidikan di SIT Zam-Zam berlangsung di Aula Mina, Selasa 21 Januari 2026.

Kegiatan ini diawali dengan apel pagi dan senam Sehat Anak Indonesia. Selanjutnya pelaksanaan pemaparan materi, diawali dengan Materi Pertama tentang Program Tahfidz yang disampaikan oleh Musrif Asrama Jabal Uhud, Muhammad Takwin, S.Pd. Dalam pemaparannya, dirinya memperkenalkan sistem pembinaan tahfidz menggunakan Metode Ummi yang menjadi salah satu program unggulan di SIT ZAM-Zam.

Selanjutnya, peserta didik mendapatkan Materi Kedua yaitu Perilaku Hidup Bersih di Sekolah (PHBS) sekaligus promosi kesehatan yang disampaikan oleh Hidayatullah, S.K.M. dari Puskesmas Padongko Barru. Di sini peserta diajak membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti menjaga kebersihan lingkungan sekolah, mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan diri, mengonsumsi makanan bergizi, serta menerapkan pola hidup sehat sebagai upaya mencegah berbagai penyakit. Suasana penyampaian materi berlangsung interaktif dengan berbagai contoh penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari.

Materi Ketiga membahas Bahaya Penyalahgunaan NAPZA yang disampaikan oleh Kapolsek Barru, AKP Rudi. Peserta didik diberikan pemahaman mengenai jenis-jenis narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya, dampak negatif penyalahgunaannya terhadap kesehatan, masa depan, serta konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkan. Selain itu, peserta juga diajak untuk memiliki keberanian menolak ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba dan memilih lingkungan pergaulan yang positif.

Sebagai penutup, peserta didik mengikuti Pengenalan Kurikulum Sekolah yang dipaparkan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA IT Zam-Zam, Aulya A. Semmagga, S.Pd., M.Pd. Materi ini memberikan pemahaman mengenai sistem pembelajaran di SMA IT Zam-Zam, struktur kurikulum, proses penilaian, budaya akademik, hingga berbagai program unggulan yang akan dijalani peserta didik selama tiga tahun ke depan. Melalui sesi ini diharapkan peserta didik mampu memahami hak dan kewajibannya sebagai warga sekolah serta memiliki motivasi untuk berprestasi.

Ketua Panitia MPLS SIT Zam-Zam, Imran Saputra, menyampaikan bahwa materi-materi pada hari kedua MPLS disusun untuk memberikan bekal yang komprehensif kepada peserta didik baru, tidak hanya dalam aspek akademik tetapi juga pembentukan karakter dan kepedulian terhadap kesehatan.

“Usia remaja merupakan fase yang sangat penting dalam pembentukan karakter. Oleh karena itu, peserta didik perlu dibekali pemahaman tentang pola hidup sehat, menjaga kebersihan, memperkuat nilai-nilai keagamaan melalui program tahfidz, serta memahami bahaya penyalahgunaan NAPZA agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan mereka. Kami berharap seluruh peserta didik dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, sehat, dan berprestasi,” ujar Imran Saputra.

Melalui rangkaian materi tersebut, hari kedua MPLS berlangsung dengan penuh antusias. Peserta didik tidak hanya memperoleh informasi mengenai lingkungan sekolah, tetapi juga mendapatkan bekal penting untuk menjalani kehidupan sekolah dengan disiplin, sehat, dan berkarakter sesuai nilai-nilai yang diusung SMA IT Zam-Zam. (min)