
SIT Zam-Zam Barru — SIT Zam-Zam Barru menggelar kegiatan Serah Terima Santri Tahun Ajaran Baru pada Minggu, 19 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jenjang pendidikan dibawa naunagn SIT Zam-Zam, mulai dari TK IT Zam-Zam, SD IT, SMP IT, hingga SMA IT, serta dihadiri oleh orang tua dan para santri baru.
Dalam sambutannya, Prof. Kamaruddin Hasan menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh santri dengan mengawali pesannya menggunakan ungkapan “Marhaban.” Menurutnya, setiap anak yang datang ke SIT Zam-Zam hendaknya datang dengan “lapar” terhadap ilmu pengetahuan.
“Lapar hatinya. Lapar akan ilmu. Datanglah ke sini dalam keadaan haus akan ilmu pengetahuan. Orang yang haus ilmu akan terus belajar hingga menjadi pribadi yang bermanfaat,” pesannya.
Kepada para orang tua, Prof. Kamaruddin juga menyampaikan filosofi tiga rahasia huruf ‘Lam’, sebagai landasan dalam menitipkan pendidikan anak kepada Allah Swt.
Pertama, Lillāh, yakni menyerahkan pendidikan anak dengan niat semata-mata karena Allah. Kedua, ‘Alallāh, yakni bertawakal dan menggantungkan seluruh harapan kepada Allah. Ketiga, Ilallāh, yaitu meyakini bahwa seluruh perjalanan dan tujuan akhir kehidupan akan kembali kepada Allah.
Menurutnya, ketika pendidikan dibangun di atas keikhlasan, tawakal, dan orientasi kepada Allah, maka akan lahir generasi yang mampu memajukan bangsa, menguasai ilmu-ilmu Al-Qur’an dan agama, sekaligus unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.
Di akhir sambutannya, Prof. Kamaruddin memberikan motivasi kepada para santri baru.
”Sekali lagi, selamat datang calon cendekia-ulama dan ulama-cendekia. Raihlah ilmu dunia dan ilmu akhirat di SIT Zam-Zam. Peradaban Islam telah melahirkan tokoh-tokoh besar seperti Ibnu Sina yang hafiz Al-Qur’an, menguasai fikih, sekaligus menjadi dokter dan ilmuwan terkemuka; Al-Khawarizmi, pelopor ilmu aljabar dan matematika yang juga mendalami ilmu-ilmu agama; serta Ibnu Rusyd, seorang faqih, hakim, filsuf, dan dokter yang menguasai berbagai disiplin ilmu. Jadilah generasi yang mengintegrasikan iman, ilmu, dan amal untuk membangun peradaban.” (adm)




